8 Ikon Kebudayaan Betawi yang Menjadi Identitas Ibukota

Saturday, 17 October 2020

Sejak tahun 2015 Pemerintah Daerah DKI Jakarta telah mengesahkan beberapa aturan yaitu Peraturan Daerah No 4/2015 tentang Pelestarian Kebudayaan Betawi, Peraturan Gubernur 229/206 tentang Pelestarian Kebudayaan Betawi, dan Peraturan Gubernur No 11/2017 tentang Ikon Budaya Betawi.

8 Ikon Kebudayaan Betawi yang Menjadi Identitas Ibukota
Rumah adat Betawi (sumber: rumah123.com)

Bang Yahya Andi Saputra dari Lembaga Kebudayaan Betawi mengatakan bahwa banyak seni keberbudayaan Betawi yang kini telah hilang, beliau menyatakan bahwa masih ada ribuan budaya Betawi yang harus dijaga dan dilestarikan. Hal tersebut meliputi folklor lisan, folklor setengah lisan, dan folklor bukan lisan.

Namun sebelum mengenal ribuan budaya Betawi yang harus dijaga seperti yang dikatakan oleh Bang Yahya, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu 8 ikon budaya Betawi yang telah disahkan oleh Pemerintah Daerah DKI Jakarta

Ondel-Ondel

Ondel-ondel adalah salah satu ikon kesenian khas Betawi yang memiliki filosofi sebagai lambang kekuatan yang memiliki kemampuan memelihara keamanan dan ketertiban, tegar, berani, tegas, jujur, dan anti manipulasi. Namun Ondel-Ondel lebih dikenal sebagai penolak bala sebelum dikenal sebagai kesenian Khas Betawi.

8 Ikon Kebudayaan Betawi yang Menjadi Identitas Ibukota
Ondel-Ondel (sumber: setubabakanbetawi.com)

Layaknya manusia, Ondel-Ondel memiliki jenis kelamin, yaitu laki-laki dan perempuan. Untuk membedakannya, paling mudah dari warna wajah, Ondel-Ondel laki-laki memiliki warna merah pada wajahnya sedangkan ondel-ondel perempuan berwarna putih pada wajahnya.

Ondel-ondel laki-laki memiliki alis hitam tebal, mata yang melotot, ditambah dengan kumis dan senyuman yang menyeringai tapi teteap terlihat ramah. Wajah ini dibuat dengan tujuan memberikan arti semangat dan keberanian, namun tidak sedikit juga yang menganggapnya sebagai simbol kekuatan jahat.

Ondel-ondel perempuan memiliki mata hitam sayu yang besar namun tidak melotot, alis hitamyang melengkung, bulu mata lentik, bibir berwarna merah, terdapat giwang atau anting pada telinganya, menggunakan mahkota, dan mulutnya tersenyum dengan riasan gincu. Wajah tersebut diartikan sebagai kekuatan baik dan kesucian.

Kembang Kelapa

Kembang kelapa memiliki filosofi perlambang kemakmuran, juga symbol dari kehidupan manusia yang bermanfaat sebagaimana manfaat pohon kelapa. Selain itu, kembang kelapa juga menjadi simbol keterbukaan masyarakat dalam pergaulan sehari-hari, juga sebagai simbol keanekaragaman budaya yang hidup dan berkembang di Kota Jakarta.

Kembang Kelapa (sumber: twitter.com/JJRizal)

Kembang kelapa biasanya terbuat dari lidi yang dibungkus dengan kertas atau plastik warna warni yang digunakan sebagai dekorasi. Kembang kelapa biasanya diletakakan di bagian depan arak-arakan dalam sebuah festival, atraksi pariwisata, ataupun pentas seni dan budaya karena sifatnya sebagai dekorasi yang dinamis. Namun dapat juga diletakkan di samping kanan-kiri pintu masuk, pelaminan, panggung, ataupun digantung di plafon pada titik-titik tertentu di dalam ruangan acara sebagai sifatnya sebagai dekorasi yang statis.

Gigi Balang

Gigi Balang yang biasa ditemukan pada rumah-rumah penduduk Betawi merupakan ciri khas arsitektur Betawi, ornamen ini bukan hanya sebagai penghias bangunan tapi juga memiliki falsafah dalam kehidupan masyarakat Betawi.

8 Ikon Kebudayaan Betawi yang Menjadi Identitas Ibukota
Gigi Balang pada rumah adat Betawi (sumber: jakarta-tourism.go.id)

Gigi Balang diberi warna hijau dan kuning yang memiliki arti mendalam, warna kuning melambangkan kehangatan, cerdik, dan bakat dalam bisnis, sedangkan warna hijau melambangkan harmoni dari ragam budaya Betawi yang dapat berkolaborasi dengan budaya lain. Bentuk Gigi Balang sendiri melambangkan bahwa hidup harus jujur, rajin, benar, ulet, dan sabar.

Batik Betawi

Setiap daerah di Indonesia pasti memiliki kain yang menjadi ciri khas daerah tersebut, begitu juga Betawi. Batik Betawi memiliki ciri khasnya sendiri, yaitu warna yang mencolok dan gambarnya yang menggambarkan tentang kebudayaan Betawi. Motif batik Betawi banyak dipengaruhi oleh budaya Arab, India, Belanda, dan Tionghoa.

8 Ikon Kebudayaan Betawi yang Menjadi Identitas Ibukota
Salah satu motif Batik Betawi (sumber: setubabakanbetawi.com)

Motif batik Betawi antara lain Dododio, Mak Ronda, Rasamala, Nusa Kalapa, Lereng, Ondel-Ondel, Pesalo, Salakanagara, Albetawi, Kodangdia, Langgara, Warakas, flora fauna asli Betawi, Daun Tarum, dan lain-lain. Batik Betawi memiliki filosofi sebagai keseiimbangan alam semesta untuk memenuhi hidup yang sejahtera dan berkah.

Baju Sadariah (Sadarie)

Baju Sadariah merupakan salah satu jenis pakaian adat Betawi. Baju ini sering disebut masyarakat dengan baju koko atau baju tikim. Baju koko digunakan oleh kaum pria yang biasanya dipadukan dengan celana baik, kain pelekat, dan peci atau kopiah. Baju Sadariah memiliki filosofi sebagai identitas lelaki yang rendah hati, sopan, dinamis, dan berwibawa.

8 Ikon Kebudayaan Betawi yang menjadi identitas ibukota
Baju Sadariah (sumber: jakarta-tourism.go.id)

Kebaya Kerancang

Kebaya Kerancang merupakan busana tradisional perempuan Betawi yang terdiri dari kebaya dan kain, busana ini biasanya digunakan untuk acara resmi ataupun berpergian. Kata “kerancang” berasal dari bahasa sansekerta yang berarti berlubang.

8 Ikon Kebudayaan Betawi yang menjadi identitas ibukota
Kebaya Kerancang (sumber: setubabakanbetawi.com)

Dahulu, kebaya kerancang hanya dapat dikenakan oleh para nyai atau gundik tuan Blande yang kaya raya karena memang harganya yang cukup mahal pada jamannya, kemudian seiring dengan masuknya bangsa Tionghoa ke Indonesia, perempuan Tionghoa pun meniru dandanan para nyai tersebut.Karena banyaknya perempuan Tionghoa yang memakai busana tersebut, sehingga penduduk Betawi menyebut busana ini dengan “Kebaya Encim”. Oleh Pesatuan Wanita Betawi nama “Kebaya Encim” diganti dengan “Kebaya Kerancang”.

Kebaya kerancang biasanya dibordir kerancang dengan motif bunga pada bagian bawah kebaya dan pergelangan tangan. Hiasan rambut dapat menggunakan dengan model konde bunder ataupun model lain yang disesuaikan dengan pemakaiannya. Juga menggunakan kain sarung batik Betawi dengna kepala kain bermotif tumpa, tombak, buket, dan sebagainya.

Kebaya kerancang melambangkan keindahan, kecantikam, kedewasaan, keceriaan, dan pergaulan yang mengikuti kearifan, aturan dan tututan leluhur. Tujuan utamanya adalah untuk memelihara keaggunan dan kehormatan perempuan.

Kerak Telor

Kerak telor merupakan makanan asli Betawi dengan bahan-bahan dasar beras ketan putih, garam, merica bubu, serundeng, telur ayam atau bebek, ebi dan bawang goreng. Kerak telor memiliki filosofi yang melambangkan kehidupan manusai yang mengalami perubahan lingkungan secara alamiah dan juga menggambarkan pergaulan yang harmonis.

8 Ikon Kebudayaan Betawi yang menjadi identitas ibukota
Kerak Telor (sumber: goodnewsfromindonesia.id)

Kerak telor umumnya disantap sebagai makanan ringan atau kudapan. Kuliner khas ini sudah meerkat erat pada budaya Betawi, apalagi pada saat Pekan Raya Jakarta (PRJ) banyak penjual kerak telor yang berkumpul dan menjajakan dagangan mereka.

Bir Pletok

Bir Pletok merupakan minuman berwarna merah yang menyehatkan dan menyegarkan, cocok untuk dihidangkan dalam kondisi dingin atau panas. Bahan utamanya antara lain air, gula pasir, kayu manis, jahe, sereh, cengkeh, kayu secang, biji pala lada bulat yang dibelah, cabe jawa, daun jeruk purut, daun pandat, kapolaga yang dibelah, dan garam.

8 Ikon Kebudayaan Betawi yang menjadi identitas ibukota
Bir Pletok (sumber: wikimedia.org/Ezagren)

Bir pletok menggambarkan penopang hidup sehat secara lahir dan batin, dan juga sebagai upaya mengapresiasi serta mengisi hidup yang tidak boleh hilang sampai titik tertinggi. Sama seperti halnya  kerak telor, bir pletok juga menjadi salah satu menu pada industri pariwisata, acara seremonial jamuan makan, stand di acara pameran, atraksi pariwisata dan pentas seni budaya.


Share this Article

/uploads/user/avatar/7/bebas-square-3.jpg

Bebas Aja

Bebas Aja selalu berusaha menghadirkan bacaan ringan yang memberikan informasi dan rekomendasi mengenai tempat wisata, kuliner, gaya hidup, event, dan hal lainnya yang menarik


NEWSLETTER

Dapatkan inspirasi seputar travel, kuliner dan lain lain di BEBASAJA.